GIRL IN THE RAIN

June 12, 2009

Essay Astonomi

Filed under: Uncategorized — irmaellen @ 1:44 pm

Ilmu astronomi merupakan salah satu ilmu tertua sudah ribuan tahun di pergunakan. Menurut wikipedia, Astronomi, yang secara etimologi berarti “ilmu bintang” dari bahasa yunani “astro” yang berarti bintang dan “nemein” yang berarti menamakan (dari Yunani: άστρο, + νόμος) adalah ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar Bumi dan atmosfernya. Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit, juga proses yang melibatkan mereka.

Ilmu astronomi selalu berdasarkan prinsip yang sama yaitu “menamakan bintang”. Banyak nama bintang yang berasal langsung dari orang-orang Yunani karena merekalah ahli astronomi pertama yang membuat daftar sistematis dari semua bintang yang dapat mereka lihat. Pada sejumlah peradaban awal, letak bintang-bintang yang terlihat saling berhubungan ditetapkan dengan menyatukan bintang-bintang tersebut dalam gugus-gugus yang tampak membentuk pola-pola tertentu di langit malam.

Dulu kehidupan manusia praktis tergantung kepada astronomi, Dengan mengamati peredaran benda-benda langit, manusia jaman dahulu memahami bahwa gerakan-gerakan benda-benda langit yang berulang itu dapat digunakan untuk menjadikan langit sebagai penunjuk waktu. Dalam hal ini, guna memberitahukan jalannya waktu siang dan malam dan kalendar untuk menandai pergantian musim. Hal tersebut tentunya sangat berhubungan dengan pertanian, navigasi, tata sosial, militer, dan perhitungan waktu. Jadi kebudayaan-kebudayaan tumbuh dalam koridor astronomi. Peradaban kuno semisal Mesir kuno, Byzantium, Sumeria, Aztec, Inca, China, India, dll termasuk suku-suku “kecil”, semuanya terikat dengan ilmu itu.
Dengan dasar inilah, imu astronomi berkembang pada kebudayaan Mesir Kuno dan Babylonia. Bangunan Stonehenge peninggalan orang Inggris Purba (sekitar tahun 2800 SM) juga diperkirakan dibangun sebagai semacam observatorium. Dengan mengamati peredaran Bulan dan Matahari melewati tumpukan batu pada bangunan tersebut pada setiap musim, observasi benda-benda langit dapat dilakukan secara akurat.

Peradaban Yunani Kuno adalah peradaban pertama yang mendapatkan pengertian tentang benda-benda langit dan gerakannya. Pada mulanya orang mempercayai sistem Ptolemaeus, yakni bahwa Bumi adalah pusat jagat raya dan benda-benda langit lainnya beredar mengelilingi bumi dikenal juga sebagai teory geosentris. Kepercayaan ini berlangsung berabad-abad lamanya, hingga pada abad XV, Copernicus, ahli perbintangan Polandia mengeluarkan gagasan bahwa jagat raya berpusat pada matahari dikenal sebagai toeri Heloisentris. Gagasan ini dianggap menandai astronomi modern. Dalam perkembangannya, astronomi modern tumbuh berkat karya para astronom ilmuwan lainnya seperti Johannes Kepler, Galileo Galilei dan Isaac Newton, dan di awal abad ke-20 ditandai dengan kemunculan teory-teory dari Einstein dan Stephen Hawking. Selain itu penemuan penting : teleskop dan bandul jam yang dapat membuka berbagai rahasia langit dan mengukur waktu dengan tepat, sangat berpengaruh pada perkembangan astronomi modern selanjutnya.

1 Comment »

  1. Siphh infonyaaa .

    Comment by ai — July 15, 2009 @ 2:31 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.